Monday, October 8, 2007

Absen kelas


guru : wagiman
murid : hadir
guru : tono surtono. M
murid : hadir

lalu guru memanggil si murid
ada apa bu,
begini ton ibu gk suka kalau nama kamu udah tono surtono lagi jdi tono dan tonoooooooooo terus
murid berkata, ntar saya bilangin bapak saya bu
guru : tapi ngomong ngomong M nya apa
murid : martono bu

Curahan Hati Sang Pecinta

PENANTIAN AKHIR

Bias senyummu siratkan makna

Titik hitam sekejap hilang

Seolah jiwa telah berlabuh

Angan selalu melayang

Mencoba setetes pemanis

Temukan rahasia impian

Harapan satu keinginan

Mengobati sukma yang beralasan

Menanti sebuah perhiasaan

Yang siap mengarungi samudera

Bersama diri menggapai puncak kehidupan

Tanpa rasa kamuflase dunia

Menuju ibadah suci

BY: Achmad Bayu


KEKUATAN SEJATI


Sinar gelap tak tergapai

Oleh hati yang terasah

Dalam rantauan proses hidup

Mengiris sedih mencapai terang

Rasa jemari menengadah

Selalu tersingkap indah

Ketika bualan hidup

Mulai melantunkan nada terindahnya

Kereta hitam pendorong

Terlepas lelah tak mampu berkutik

Lari meninggalkan

Jiwa-jiwa yang tersentuh kebeningan

By: Achmad Bayu

CINTAKU

Kurajut Cinta yang tak terukir

Diatas tinta hijau yang suci

Kurasa nikmat yang tak terbendung

Ketika hati mulai tersenyum

Ratapan hati teriris dunia

Hanya sanggup sedetik

Dibungkam oleh indahNya

Yang tak terkalahkan

Hati terus bergejolak

Akan sadarnya siapa dunia

Lembut lisan dan kilau jiwa

Satu cara mendekapnya

Hingga asa setenang surga

By: Achmad Bayu

Bertanya Pada Diri Sendiri

Bertanya Pada Diri Sendiri

Dahulu, ketika Rasulullah masih hidup, bumi ini pernah bergetar dan bergerak. Saat getaran itu dirasakannya dibawah telapak kakinya, ia segera meletakkan tangannya yang mulia diatas tanah, lalu berucap “Diamlah… belum datang saatmu untuk bergerak.” (Hadits Mursal, Aljawab AL Kafi, Ibnu Qayyim)

Saudaraku…

Bumi adalah bagian kecil dari alam semesta yang tunduki pada perintah Allah SWT. Sesungguhnnya kemaksiatan dan kejauhan hidup dari kehendak Allah SWT, bisa mempengaruhi gerak dan diamnya bumi.

Saudaraku…

Coba tanyakan pada diri kita, mengapa beragam bencana yang terjadi pada saat ini sangat sering menimpa kita, dari tsunami di Aceh, gempa di Jogja, Lumpur Lapindo dan masih banyak lagi bencana-bencana yang bermunculan di Negeri kita ini. Apakah sudah banyak sekali maksiat yang kita lakukan? Apakah kita sudah sangat jauh dari-Nya? Sehingga Ia marah, dan geram terhadap kita!

Saudaraku…

Kita adalah milik-Nya, dan hanya kepadanya kita kembali. Patutkah kita sombong, congkak, dan mengabaikan keberadaan-Nya????

Coba kita mulai intropeksi diri dan tanyakan pada diri kita tentang perbuatan dan tingkah laku kita?

15 Peristiwa Besar Ramadhan :

15 Peristiwa Besar Ramadhan :

1. Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan
2. Kitab-kitab suci diturunkan pada bulan Ramadhan
3. Rasulullah mendapat wahyu pertama di bulan Ramadhan
4. Perang Badar terjadi pada bulan Ramadhan
5. Makkah dikuasai pada bulan Ramadhan
6. Islam menyebar di Yaman pada bulan Ramdhan
7. Sebagian peristiwa dalam perang Tabuk terjadi pada bulan Ramadhan
8. Penghancuran berhala Uzza di bulan Ramadhan
9. Penghancuran Latta di bulan Ramadhan
10. Andalus ditaklukan pada bulan Ramadhan
11. Pasukan Islam di Andalus mengalahkan Faranjah di bulan Ramadhan
12. Pasukan Mongol dihancurkan di Palestina pada bulan Ramadhan
13. Pengepungan 60 ribu pasukan Rusia digagalkan oleh 15 ribu pasukan Utsmani
14. Anthiokiah jatuh ke tangan kaum Muslimin di bulan Ramadhan
15. Mesir Menghancurkan kekuatan Israel di suez pada bulan Ramadhan

24 Keajaiban Ramadhan :

24 Keajaiban Ramadhan :

1. Ramadhan jalan menuju takwa

2. Ramadhan bulan mujahadah

3. Puasa ramadhan menumbuhkan sifat amanah

4. Puasa Ramdhan melatih kedisiplinan.

5. Puasa Ramadhan menumbuhkan rasa solidaritas sesama muslim

6. Puasa Ramadhan melatih kesabaran

7. Puasa Ramadhan menyehatkan

8. Laitul Qadar adalah hadiah dari Allah untuk umat

9. Ramadhan bulan ampunan

10. Siapa dilihat Allah, maka dia terbebas dari azabnya

11. Bau mulut orang berpuasa lebih harum dari misk di hadapan Allah

12. Di bulan Ramadhan para malaikat meminta ampunan untuk umat

13. Di bulan Ramadhan surga berbenah diri

14. Di malam akhir Ramadhan Allah mengampuni umat ini

15. Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, setan dibelenggu

16. Pahala syuhada bagi yang melakukan kewajiban dan menghidupkan Ramadhan

17. Pahala amalan bulan Ramdhan berlipatganda

18. Seluruh hari dalam Ramdhan memiliki keutamaan

19. Siapa yang memberi minum orang yang berpuasa, Allah akan memberi minum kelak

Di akhirat

20. Sebaik-baik sedekah adalah di bulan Ramadhan.

21. Doa mustajab adalah di bulan ramadhan

22. Pahala umroh Ramadhan sama dengan haji

23. Pahala I’tikaf di bulan Ramadhan sama dengan pahala 2 haji dan umroh

24. Dalam Ramadhan terdapat malam yang istimewa (Laitul Qadar)

KEAJAIBAN SEDEKAH

KEAJAIBAN SEDEKAH

“Barangsiapa yang memberi makanan roti pada saudaranya (yang muslim) sehingga membuatnya kenyang, dan memberinya minum air sehingga menyegerkannya, maka Allah menjauhkan kepada orang yang memberi dari siksaan api neraka dengan jarak tujuh parit, setiap parit sekitar tujuh ratus tahun perjalanan. “(HR. An-Nasa’I dan Ai-Hakim).

Ungkapan ini terlontar dari mulut Rasulullah SAW. Sungguh betapa beruntungnya orang-orang yang bersedekah di jalan Allah SWT. Sedekah merupakan amal perbuatan yang dilihat dari sudut pandang manapun, yang terlihat adalah sisi baik dan positif. Baik pihak yang mengeluarkan sedekah, maupun dari pihak orang-orang yang diberi sedekah.

Rasulullah SAW bersabda: “Setiap ruas jari-jari yang ada pada manusia itu bisa memberikan sedekah, kepada setiap hati yang mendapat sinr matahari. Berbuat adil di antara dua orang yang berselisih adalah sedekah, membantu seseorang menaiki kendaraannya yang akan membawanya pergi atau menaikan barangnya ke atas kendaraan adalah sedekah. Kalimat yang baik adalah sedekah. Setiap langkah yang diayun untuk pergi shalat adalah sedekah. Dan menyingkirkan sesuatu yang mendapat mengganggu dari jalan adalah sedekah.” (HR. Ath-Thabrani).

Alangkah mudahnya para sahabat mengeluarkan sedekah.

Para sahabat adalah orang-orang yang hidup berdampingan dengan Rasulullah SAW secara langsung. Fatwa-fatwa beliau didengarnya secara langsung. Sehingga untuk menuruti himbauan beliau, mereka tidak berpikir dua kali. Kisah kehebatan mereka dalam bersedekahpun sudah sering mampir ditelinga kita. Seperti ceritanya Abu Bakar r.a, yang terkenal sebagai sahabat yang paling Dermawan diantara yang lain. Kesahajaan hidup beliau sudah dipahami oleh sahabat yang lain. Sehingga ditengah-tengah mereka Abu Bakar r.a termasuk orang yang disegani. Bukti Abu Bakar r.a hobi dalam bersedekah adalah ketika suatu saat kaum muslimin sangat membutuhkan dana untuk membiayai perang Tabuk, beliau dengan rela memberikan seluruh harta miliknya tanpa tersisa satupun terkecuali untuk kebutuhan sehari-hari

Rasulullah bersabda:

“Bersedakahlah, sebab sesungguhnya sedekah itu pelepasmu dari api neraka.” (HR. Thabrani).

Jika melihat hadits diatas, sebenarnya bersedakah itu tidaklah harus dengan harta benda, namun mengapa orang-orang merasa sayang mengeluarkan yang dia punya untuk bersedekah? Apakah dengan bersedekah orang kaya bisa menjadi miskin? Apakah dengan bersedakah orang bisa mengalami kebangkutan? Dan dengan bersedekah orang mulia akan menjadi hina?.

Jangan kita Meremehkan Sedekah

Rasulullah Saw bersabda: “Jangan kamu meremhkan sesuatu yang ma’ruf sedikitpun, meskipun hanya dengan memperlihatkan wajah berseri-seri ketika kamu bertemu saudaramu.” (HR. Al-Bukhori dan Muslim).

Pada dasrnya tidak ada alasan bagi manusia untuk tidak bersedekah. Maksudnya jika ingin bersedekah tidak musti harus dengan harta benda. Karena senyuman adalah sedekah. Ketahuilah ! Setelah kita mati di dalam kubur semua akan dikumpulkan dalam satu tempat, baik yang besar maupun yang kecil, yang banyak makan atau yang jarang makan, yang kaya atau miskin, yang memakai pakaian dari sutra maupun pakaian dari kain kasar. Ditempat itu semua kelihatan sama. Tidak manfaat harta benda yang selama ini dikumpulkan, tidak ada nilainya dan tidak ada yang bisa menolong sama sekali. Hanya amal kitalah yang akan nampak bersinar terang dalam kubur yang begitu gelap tanpa ada satu celah apapun.

Rabi’i Khaisam berkata : Sesungguhnya kita ini seperti orang yang tak berguna, yakni orang-orang lemah yang berdosa. Sambil menunggu kedatangan sang ajal, sementara kita terus memakan rizki yang diberikan oleh Allah.” (Shifat Ash-Shfwat,III/67).

Yang Disedahkan Wanita

Seorang wanita, meskipun tidak diwajibkan mencari nafkah, tetapi tetap dianjurkan untuk bersedekah. Jadi, sedekah tidak hanya untuk kaum laki-laki saja. Dalam hal kebaikan wanita dan laki-laki dipandang sama. Rasulullah Saw bersabda : “Bersedekahlah, wahai kaum wanita, walaupun dari perhiasan kalian.” (HR. Muslim).

Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menyamakan nafkah yang dikeluarkan oleh seorang pada jalan-Nya, baik untuk kepentingan jihad atau segala macam bentuk kebajikan yang lain. Allah bahkan melipatgandakan lebih banyak lagi kepada orang yang dikehendaki-Nya, sesuai dengan keimanan, kebaikan, kemanfaatan nilai nafkahnya, ketepatan dan keefektifan dari amal seorang hamba.

Itulah arti sedekah yang sesungguhnya. Memberikan sebagian harta miliknya dengan keikhlasan hati, bagai membuang kotoran yang menumpuk dalam perut. Sehingga begitu keluar legalah segala perasaan kita. Lagi pula harta yang kita miliki tidak akan kekal. Semua akan musnah seiring dengan berlalunya waktu. Kaum muslimin harus ingat dengan firman Allah ini : “Apa yang akan ada disisimu lenyap, dan apa yang ada disisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya kami akan memberikan belasan kepada orang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan. (QS. An-Nahl : 96).

Dalam firman-Nya yang lain, justru Allah memberikan kabar, sekaligus sebuah janji terhadap orang-orang yang sabar dan mengerjakan amal kebaikan, dengan pahala yang tak pernah disangka manusia dalam hal kebaikan : “Barang siapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun wanita dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah kerjakan. (QS. An-Nahl : 97)

Marilah Kita Bersedekah

Maka harus menunggu apa dan siapa lagi untuk merubah hati kita menjadi sedikit lebih dibandingkan hari-hari yang kemarin?. Firman-firman Allah dan Hadits-hadits Rasulullah Saw diatas benar-benar lebih membuka mata batin kita dalam arti yang luas. Jika kita berusaha dan Dia menghendakinya, maka dengan modal keikhlasan hati, kita menjadi orang yang ikhlas mengeluarkan harta di jalan kebaikan, seperti orang-orang yang telah ditunjuk oleh Allah untuk mendermakan sebagian dari yang kita miliki kepada orang lain yang lebih membutuhkan.